Sahabat CC, apakah Anda familiar dengan istilah perilaku adaptif? The American Association on Mental Retardation (AAMR) mendefinisikan perilaku adaptif atau adaptive behaviour sebagai tingkat kemampuan atau keefektifan seorang individu untuk memenuhi standar kemandirian dan tanggung jawab sosial yang sesuai dengan usianya saat ini dan lingkungan dimana ia tinggal. Sederhananya, perilaku adaptif bisa dilihat sebagai kematangan diri dan sosial seseorang dalam melakukan kegiatan umum sehari-hari sesuai dengan usianya dan budaya di kelompoknya.

“Perilaku adaptif tidak dibawa sejak lahir, melainkan harus ditumbuhkan dengan stimulus yang tepat.”

Maka kita sebagai orang tua, guru, atau orang dewasa lain di sekitar anak memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan kemampuan-kemampuan ini.

Mari kita lihat apa saja yang termasuk ke dalam Perilaku Adaptif ini:

  • Kemampuan Konseptual, terdiri dari kemampuan berbahasa, menulis dan membaca, konsep tentang uang, kemampuan membuat pilihan, dan lainnya.
  • Kemampuan Sosial, diantaranya membangun relasi dan interaksi, tanggung jawab, kepercayaan diri, kedisiplinan, dan sebagainya.
  • Kemampuan Praktis, meliputi kemampuan mengurus diri sendiri (makan, berpakaian, mandi, dan lain-lain), melakukan pekerjaan rumah, mengerti tentang keselamatan dan kesehatan, dan sebagainya.
Sumber: AAIDD (2007) dalam Abnormal Child Psychology oleh Mash & Wolfe (2010)

Ada pula yang membagi komponen perilaku adaptif ke dalam kategori-kategori lain, seperti yang digunakan dalam Vineland Adaptive Behavior Scales di bawah ini:

Sumber: pearsonclinical.com

Jadi terbayang ya Sahabat CC, perilaku adaptif ini tampak dari apakah anak-anak kita dapat beradaptasi dengan tuntutan lingkungan dan mampu menghadapi masalah-masalah yang umum muncul dalam kehidupan sehari-hari. Inilah pentingnya anak-anak menguasai keterampilan-keterampilan dasar sehari-hari agar dapat berkembang dan berfungsi optimal di masyarakat, hingga mereka dewasa nanti.

Komponen perilaku adaptif ini memang banyak digunakan dalam mendeteksi dan mendiagnosa anak-anak berkebutuhan khusus, seperti intellectual disability, autism, dan lainnya. Namun secara umum, kita sebagai orang tua atau guru juga perlu mengetahui dan memahami tentang perilaku adaptif. Tujuannya supaya kita dapat memberikan stimulus yang tepat dan dibutuhkan anak di usianya.

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana cara memberikan stimulus yang tepat dan dibutuhkan anak? Nantikan artikel berikutnya ya, Sahabat CC!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

− 2 = 5