Kalau sedang stres atau dirundung masalah, kita kadang berkhayal bisa kembali ke masa kecil. Seakan-akan tak ada beban dan kerjanya bermain saja. Apa benar begitu? Tidak juga, anak-anak nyatanya juga bisa stres.

Banyak penyebab stres pada anak. Jadwal harian yang terlalu padat, persaingan, sekolah, ketergesaan dalam hidup, masalah di rumah, berita yang mengerikan, dan orang tua yang stres hanya sebagian dari hal-hal yang bisa menyebabkan anak tertekan. Selain mencari tahu penyebabnya, tentu kita juga perlu menemukan solusinya.

Seperti kita, anak juga butuh waktu yang berkualitas untuk memulihkan dirinya dari tekanan yang dihadapi atau tuntutan sehari-hari terutama di hari-hari mereka bersekolah. Nah, akhir pekan atau weekend selalu jadi kesempatan baik untuk meredakan ketegangan mereka sekaligus mengembalikan energi yang terkuras akibat masalah dan penyebab stres tersebut.

Banyak cara untuk menciptakan kegiatan akhir pekan yang menyenangkan tanpa harus repot dan mengeluarkan banyak biaya. Namun diperlukan keterlibatan orang tua karena sasarannya bukan hanya untuk memulihkan energi anak tapi juga untuk mendekatkan mereka dengan orang tuanya. Mari kita lihat beberapa alternatif kegiatan yang bisa dipilih berdasarkan usia anak.

1-3 tahun

Pada usia ini anak senang sekali mengeksplorasi lingkungan dan memanipulasi obyek apapun yang ada disekitarnya, sehingga hampir semua obyek bisa dijadikan sarana bermain bagi mereka. Contoh yang mudah diantaranya bermain tanah dengan ikut kita berkebun, bermain air dengan menyiram tanaman, atau bermain warna dengan membuat cap tangan atau kaki di selembar kain kanvas. Selain menyenangkan, kegiatan-kegiatan ini juga menstimulasi indera dan meningkatkan inisiatif.

3-6 tahun

Anak di usia ini suka meniru apa yang kita lakukan dan mulai mengembangkan hubungan sosial dengan anak-anak lain. Kegiatan memasak bersama bisa jadi sesuatu yang menyenangkan bagi mereka, bahkan berdandan bersama ibu juga dapat dilakukan oleh anak perempuan. Untuk anak laki-laki, kita bisa mengajaknya “membangun” ruang kokpit pesawat dan berperan menjadi pilot, atau membuat kapal-kapalan dari tumpukan bantal dan menjadi bajak laut. Untuk kegiatan diluar rumah, kita bisa mengajak anak berjalan-jalan di lingkungan sekitar rumah dan biarkan ia bermain dengan anak-anak lainnya.

6-11 tahun

Pada umumnya semakin banyak hal yang ingin diketahui oleh anak-anak usia ini. Mengajak mereka ke taman bacaan atau perpustakaan umum dapat meningkatkan kegemaran membaca dan membuka wawasan mereka. Dapat pula kita ajak mereka ke tempat-tempat umum yang menarik, seperti pasar, kantor pos, museum, stadion olahraga, stasiun, dan lain-lain, yang akan memperkaya pengalaman mereka. Selain itu, kegiatan menciptakan sesuatu juga sesuai untuk mereka, misalnya membuat proyek seni atau sains bersama.

12-18 tahun

Remaja biasanya punya kegiatan sendiri untuk mengisi weekend bersama teman-temannya. Namun ada baiknya meluangkan waktu minimal 2 kali per bulan untuk mengajak mereka berakhir pekan bersama keluarga. Tanyakan pada remaja apa yang ingin mereka lakukan dan jangan ragu untuk bergabung, misalnya menonton film terbaru, berkaraoke bersama, atau ikut melakukan hobi mereka, misalnya bermain musik. Tentu saja kegiatan-kegiatan tersebut juga dapat dilakukan dirumah dalam suasana yang lebih akrab dan hangat.

Berbagai kegiatan di atas tentu hanya contoh saja. Kita dapat memilih dan menciptakan kegiatan akhir pekan lainnya dengan tetap mempertimbangan usia anak serta minat mereka. Selamat menikmati akhir pekan berkualitas dengan anak Anda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

30 + = 38