Akhir-akhir ini, hujan teratur mengguyur hampir setiap hari. Anak-anak jadi lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sepulang sekolah. Ada yang mengisinya dengan menonton TV, sebagian lainnya bermain dengan gadget. Sesekali tak mengapa, namun banyak permainan-permainan lain yang lebih seru dan punya manfaat lebih lho.. Yuk, kita lihat beberapa contohnya:

1. Board games
Pilihannya banyak sekali, mulai dari yang klasik sampai modern. Sebut saja monopoli, halma, ular tangga, catur, sampai uno. Kalau dulu kita yang merasakan keseruannya, sekarang coba kenalkan ke anak-anak kita. Board games mengajak anak memahami dan mentaati peraturan, selain itu ada pula target yang harus dicapai. Asyiknya, board games manual bisa dimainkan oleh lebih dari satu orang tidak seperti yang di gadget. Jadi selain kemampuan problem solving-nya yang dilatih, jenis permainan ini juga meningkatkan komunikasi dan relasi antar pemainnya.

2. Permainan yang konstruktif
Yang menarik dari permainan konstruktif adalah sifatnya yang open-ended. Anak dapat berkreasi sebebas mungkin untuk menciptakan bentuk-bentuk. Tidak harus dibatasi oleh aturan, ia bebas menggunakan medianya sesuai dengan imajinasinya. Saat bermain anak juga mengalami trial and error, ia bisa membongkar lagi kreasinya dan memperbaiki, atau bahkan membuat yang baru. Kemampuan membuat rencana juga bisa kita terapkan ke anak. Coba tanyakan apa yang ingin dia buat, lalu amati prosesnya saat ia bermain. Contoh mainan yang konstruktif adalah balok-balok dan bermacam-macam lego. Tapi kalau di rumah tidak ada, benda-benda di sekitar kita seperti batu-batuan, kayu, bantal, hingga pasir juga bisa kok menjadi penggantinya.

3. Bermain peran
Ini adalah jenis permainan yang paling sedikit memerlukan properti. Sederhana dan murah meriah. Dengan gerak tubuh dan merubah suara, kita dan anak sudah bisa mengarang cerita dan menikmati permainan. Mau jadi harimau, putri duyung, cowboy, robot, hingga pesawat, semua bisa dilakukan. Ajak anak untuk membuat jalan ceritanya dan menggunakan benda di sekelilingnya sebagai properti. Selain melatih kreatifitas dan imajinasi, bermain peran juga memperluas wawasan dan kosakata. Mau lebih asyik lagi? Ajak lebih banyak orang! 😀

4.  Membaca
Sudah banyak penelitian dan tulisan tentang manfaat membaca bagi anak-anak. Jika di rumah ada sudut khusus membaca, tentu menyenangkan menemaninya sambil mendengar suara hujan di luar. Membacakan cerita meningkatkan imajinasi, kelekatan antara kita dengan anak, juga kemampuan berbahasa. Membaca juga membuka wawasan dan menumbuhkan inspirasi.

5. Olahraga
Aduh, mana bisa bergerak bebas di dalam rumah? Tentu bisa.. olahraga atau melatih motorik tidak selalu harus di ruangan yang luas. Coba ajak anak untuk mengeskplorasi rumah dengan berbagai gerakan, misalnya merangkak dari pintu depan ke ruang makan, lalu berjalan jinjit dari ruang makan ke dapur, kemudian melompat dengan satu kaki (engklek) ke kamar. Libatkan anak untuk menentukan gerakannya, bila ia ingin sedikit berlari pilih ruangan yang tidak terlalu banyak penghalang. Kalau tak ada, minta ia mengusulkan gerakan lain yang lebih kreatif, berjalan seperti robot misalnya? Yang penting, jadikan kegiatan ini menyenangkan.

6. Main hujan
Sebagian besar dari kita pasti pernah main hujan saat kecil dulu. Namun saat sudah memiliki anak mungkin kita malah melarang karena khawatir ia sakit. Kehujanan memang dapat membuat anak sakit karena perubahan suhu yang tiba-tiba, apalagi saat kondisi anak tidak fit. Tapi bukan berarti tidak boleh sama sekali, asalkan persiapannya matang. Syarat pertama, anak kita tidak sedang sakit. Kemudian ‘persenjatai’ mereka dengan jas hujan bertudung hingga sepatu boots. Main hujan juga harus dibatasi waktunya, cukup 30 menit saja dan setelahnya segera mandikan dengan air hangat untuk mengembalikan suhu tubuhnya ke suhu normal. Mau menambahkan dengan minyak penghangat tubuh juga bisa. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah kondisi hujannya, jangan sampai saat petir menyambar-nyambar anak tetap asyik main hujan. Batasi juga areanya, misalnya hanya di halaman rumah yang tidak ada pohon besar. Yang penting, kita ada untuk mengawasi dan juga untuk ikut main hujan.

Ternyata tak sulit kan mengisi waktu luang anak saat musim hujan tiba? Mana yang ingin Anda coba lebih dulu, Sahabat CC? Selamat bermain! 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here