Remaja

Adolescence is a new birth, for the higher and more completely human traits are now born. ~ G. Stanley Hall //

Masa-masa pencarian jati diri, demikian kita biasa menyebut masa remaja. Mulai mencoba berbagai macam hal, menemukan hobi dan minat yang beragam, memperluas pergaulan dengan teman dan komunitas baru, hingga menghadapi persoalan emosi dan sosial yang belum pernah mereka rasakan. Dalam menjalani masa transisi antara masa anak dengan masa dewasa ini, remaja dihadapkan pada berbagai tantangan. Sebagai contohnya, perubahan hormonal, perubahan fisik, penyesuaian diri terhadap berbagai masalah emosi dan sosial, juga perubahan bentuk-bentuk relasi dengan orang tua, teman sebaya, hingga lawan jenis.

Remaja yang berhasil melewati periode “identity vs role confusion” ini akan menjadi orang dewasa yang kompeten dan memiliki konsep diri yang kuat. Diperlukan pemahaman dan empati yang tulus apabila kita ingin mendampingi remaja menghadapi masa transisi ini.

No posts to display